TK Pertiwi Meriahkan Hari Jadi Pangkalpinang ke-269, Budaya dan Karakter Ditanamkan Sejak Dini

banner 120x600
banner 468x60

PAPINKAPOST
‎PANGKALPINANG — Semarak Hari Jadi Kota Pangkalpinang ke-269 terasa semakin meriah dengan kehadiran anak-anak usia dini dalam pawai baris berbaris yang digelar di Kota Pangkalpinang, Senin (15/9/2026).

‎Salah satunya terlihat dari penampilan murid TK Pertiwi Pangkalpinang. Mengenakan pakaian adat Melayu, para murid tampak ceria dan santai saat melintasi panggung di Rumah Dinas Wali Kota Pangkalpinang.

‎Sembari melambaikan tangan kepada masyarakat, langkah kecil mereka menghadirkan suasana penuh keceriaan. Di balik kemeriahan tersebut, terselip pesan penting tentang bagaimana kecintaan terhadap budaya dan pembentukan karakter dapat dikenalkan kepada anak sejak usia dini.

‎Kegiatan tersebut mengusung tema “PAUD Berkarakter, Budaya Melekat, Pangkalpinang Bermartabat” dan diikuti 84 satuan pendidikan dengan sekitar 4.800 murid TK dan PAUD se-Kota Pangkalpinang.



‎Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang, Darwin, menyampaikan rasa bangganya atas partisipasi aktif seluruh peserta didik dalam merayakan momen bersejarah bagi Kota Pangkalpinang.

‎“Alhamdulillah, pada pagi hari ini sebanyak 94 satuan pendidikan dengan lebih kurang 4.800 murid TK dan PAUD se-Kota Pangkalpinang turut berpartisipasi memeriahkan Hari Jadi Kota Pangkalpinang,” ujar Darwin.

‎Menurut Darwin, keterlibatan anak-anak dalam karnaval bukan sekadar bagian dari kemeriahan perayaan hari jadi kota. Kegiatan tersebut juga menjadi wadah positif untuk melatih keberanian, mental, sekaligus memberikan ruang bagi anak-anak untuk menunjukkan potensi dan bakat mereka sejak dini.

‎Ia pun mengapresiasi antusiasme seluruh peserta yang telah ikut mengambil bagian dalam kegiatan tersebut.

‎“Hari ini menunjukkan bahwa anak-anak kita sejak usia dini sudah mampu menunjukkan potensi bakatnya. Untuk itu, marilah kita beri apresiasi serta tepuk tangan yang meriah untuk seluruh peserta,” tambahnya.

‎Kehadiran para murid dengan beragam pakaian adat juga menjadi bagian dari upaya mendekatkan budaya lokal kepada generasi penerus. Anak-anak tidak hanya diajak mengenal budaya melalui pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga mengalaminya secara langsung dalam suasana yang menyenangkan.

‎Pawai ini akhirnya bukan sekadar parade anak-anak di tengah perayaan hari jadi. Setiap langkah kecil mereka membawa harapan agar karakter, keberanian, kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya Pangkalpinang tumbuh bersamaan dengan perjalanan mereka.

‎Sebab, budaya yang dikenalkan sejak dini akan lebih mudah melekat, sementara karakter yang dibentuk sejak kecil menjadi bekal bagi lahirnya generasi yang kelak menjaga dan membangun Pangkalpinang dengan penuh kebanggaan. (red)

banner 325x300 banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *