DAS Baturusa Digasak Tambang Timah Ilegal

banner 120x600
banner 468x60

PAPINKAPOST

MERAWANG – Daerah Aliran Sungai (DAS) Baturusa Merawang, Kabupaten Kabupaten Bangka hancur digasak tambang timah. Puluhan pront tambang timah ilegal diketahui kini beroperasi di kawasan terlarang.

banner 325x300

“Nanti saya tujukan lokasi lewat dari krakai kelihatan itu (penambang ilegal-red),” ujar Yudi warga setempat saat menghubungi babelterkini.com, Selasa (22/9/2026).

“Iya dirazia ada 70 an ponton yang sudah di data tapi sekarang sudah menambang lagi. Koordinator tambang DAS Baturusa Padeli,” ucapnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Desa (Kades) Baturusa, Junaidi mengakui adanya penambangan timah ilegal di DAS Baturusa. Menurutnya, pihak Desa dan Kepolisian sudah melakukan himbauan agar tidak melakukan penambangan di sepanjang aliran sungai Baturusa.

“Iya, kami di kantor Polsek Merawang dengan Krimsus Polda sudah berulang kali menghimbau agar tidak menambang di DAS Baturusa tapi tidak dihiraukan, memang sekarang ada lagi yang menambang warga kami juga dan dari luar juga. Intinya kami dari aparat Desa tidak ikut-ikutan karena itu DAS dan memang dilarang untuk ditambang,” katanya.

Disinggung nama Padeli yang disebut sebagai koordinator tambang DAS Baturusa, Junaidi menyatakan tidak mengetahui hal tersebut. Diungkapkannya bahwa Padeli memiliki ponton dan ikut melakukan penambangan di DAS Baturusa.

“Saya tidak tahu itu. Padeli itu setahu saya punya ponton dan ikut nambang juga,” ungkapnya seraya menambahkan bahwa tidak benar pihak Desa Baturusa mendapat fee dari penambangan timah ilegal di DAS Baturusa.

Terkait dengan hal ini, Dir Polairud Polda Babel Kombes Pol Rudi Saeful Hadi dan Kapolres Bangka AKBP Indra Feri Dalimunte dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp belum memberikan tanggapan.

Sebelumnya, H. Padeli yang disebut sebagai koordinator tambang timah ilegal DAS Baturusa dikonfirmasi baik itu melalui sambungan maupun pesan WhatsApp enggan menjawab.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak terkait lainnya dalam upaya konfirmasi. (red)

banner 325x300 banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *