PAPINKAPOST.ID
PANGKALPINANG – Ditengah naiknya harga beras, masyarakat Provinsi Bangka Belitung khususnya para penambang menyatakan akan melakukan aksi unjuk rasa di kantor Gubernur Babel.
Informasi yang berhasil dihimpun papinkapost.id, aksi tersebut akan diadakan pada Kamis (10/9/2025) mendatang.
”Tanggal 10 ini akan ada aksi damai se-Babel,” ujar sumber terpercaya media ini, Sabtu (5/9/25).
Sumber juga menjelaskan terdapat tiga tuntutan tambang rakyat (Tritura) yang akan disampaikan. Pertama, tuntutan optimalisasi IUP BUMN dan Swasta melalui skema kemitraan.
”Kedua, stabilitas dan normalisasi harga timah. Karena tau sendiri sekarang harga timah anjlok dan susah dijual,” lanjut sumber.
”Dan tuntutan yang ketiga adalah memulihkan kembali aktivitas tambang rakyat dan jaminan perlindungan hukum,” jelasnya.
Tak hanya itu, sumber juga dengan tegas menyatakan jika aksi demo yang akan dilakukan nantinya pure untuk menstabilkan kembali ekonomi di Babel.
”Apa yang kami lakukan ini murni untuk menstabilkan ekonomi, jika ini berlanjut sampai berbulan atau bertahun lamanya, kita mau makan dan dari mana? sedangkan ekonomi Babel sendiri stabil karena tambang timah,” tambahnya.
”Kita harap aspirasi ini bisa menjadi perhatian pemerintah, jangan sampai dibiarkan berlarut-larut,” pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Gubernur Provinsi Kepulauan Babel, Hidayat Arsani belum menanggapi konfirmasi wartawan. (red)
Sampaikan Tiga Tuntutan, Penambang di Babel akan Adakan Aksi Demo

Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

PAPINKAPOST PANGKALPINANG — Pertanyaan sederhana mengenai berapa nilai anggaran pemeliharaan rutin ruas Jalan Kace-Mentok Tahun…

PAPINKAPOST BELITUNG – Ditpolairud Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 8 ton…

PAPINKAPOST JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menyatakan kepuasannya atas lonjakan laba bersih PT Timah Tbk…

PAPINKAPOST PANGKALPINANG — Semarak Hari Jadi Kota Pangkalpinang ke-269 terasa semakin meriah dengan kehadiran anak-anak…

PAPINKAPOST BELITUNG — Aksi yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Terdzolimi Bangka Belitung (Almaster) di Kantor DPRD…










