PAPINKAPOST
PANGKALPINANG – Aliansi Masyarakat Terzolimi (Almaster) Bangka Belitung meminta dengan tegas kepada PT Timah untuk menunjukkan kepada publik, seluruh timah hasil tangkapan Satgas PT Timah dan Satlap Tricakti, Selasa (3/8/26).
Almaster menilai, seluruh timah yang menjadi barang bukti tersebut meninggalkan tanda tanya besar bagi Masyarakat “Serumpun Sebalai.”
“Kami pernah bertanya dengan PT Timah, sudah berapa kali Satgas melakukan penindakan? berapa banyak pasir dan balok timah yang disita? lalu dikemanakan barang buktinya dan sekarang mana barang bukti itu? akan tetapi tidak pernah dijawab oleh PT Timah. Kami curiga jangan-jangan barang tersebut sudah tidak ada lagi bentuk fisiknya,” ujar Zen selaku Koordinator Lapangan (Korlap) Almaster Babel, saat menggelar aksi demo di DPRD Babel.
Tak hanya itu, Zen juga dengan tegas meminta Satlap Tricakti untuk tidak semena-mena dalam menjalankan tugas. Dirinya bahkan tak segan meminta Satlap tersebut untuk angkat kaki dari “Bumi Serumpun Sebalai.”
”Kami menganggap kehadiran Satgas telah membuat resah Masyarakat penambang disini dan telah melampaui kewenangannya. Tambang rakyat ditangkap, timahnya diambil tanpa dibayar,” lanjut Zen, disertai sorakan pendemo lainnya.
”Apa dasar hukum Satgas Tricakti hadir di bumi Bangka Belitung, siapa yang menugaskan Satgas Tricakti dan apa saja hak dan kewenangan seperti apa yang diberikan kepada satgas tricakti?” tanya dia.
Kendati demikian, Almaster juga menegaskan bahwa seluruh tuntutan ini disampaikan secara damai, konstitusional dan bertanggungjawab, sebagai bentuk pelaksaan hak warga negara dalam menyampaikan pendapat di muka umum.
Masyarakat juga meminta agar pemerintah daerah khususnya pemerintah provinsi Bangka Belitung, DPRD Provinsi, seluruh pemerintah Kabupaten/kota, serta pemerintah pusat untuk segera menindaklanjuti tuntutan masyarakat demi terwujudnya kepastian hukum, keadilan ekonomi, perlindungan hak-hak masyarakat, serta kesejahteraan rakyat Bangka Belitung. Aspirasi tersebut disambut baik oleh ketua DPDR Provinsi Bangka Belitung Didit Sri Gusjaya.
”Jadi pertemuan dengan Almaster ini, Alhamdulillah ada beberapa poin, bahwa keputusan nanti mereka ingin mengkroscek langsung timah-timah yang diamankan oleh SAGAS semenjak bulan September 2019 sampai bulan ini. Kalau nggak salah total untuk pasir yang diamankan sebesar 321 ton, kurang lebih 321 ton pasir, sedangkan untuk baloknya ada sekitar 140 ton. Posisinya itu berada diamankan di gudang Bursa Timah dan Alhamdulillah pihak SAGAS Trisakti akan prosesi dengan PT Timah dan pihak Kejati supaya mereka bisa mengecek langsung ada nggak barangnya.” Ujar Didit
Tuntutan masyarakat ini bertujuan untuk kepedulain terhadap kondisi daerah yang dinilai semakin memprihatinkan. Berbagai persoalan yang terjadi di sektor pertambangan, perkebunan, pertanian, kawasan hutan, hingga penegakan hukum. (red)
Beranda
Bangka Belitung
Tuntut PT Timah Transparan, Almaster: Kemana Seluruh Timah Hasil Tangkapan Satgas?
Tuntut PT Timah Transparan, Almaster: Kemana Seluruh Timah Hasil Tangkapan Satgas?

Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

PAPINKAPOST PANGKALPINANG – Keberadaan Satlap Tricakti di Provinsi Bangka Belitung nampaknya sudah membuat masyarakat terutama…

PAPINKAPOST BANGKA — Tim KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) Bakam Bercerita 2026 menunjukkan kepeduliannya terhadap…

PAPINKAPOST TANJUNGPANDAN – Polisi dari Satreskrim Polres Belitung dibuat tak berkutik setelah berhasil menggerebek sebuah…

PAPINKAPOST TANJUNGPANDAN – Puluhan ton pasir timah diduga ilegal diketahui gagal diamankan Polres Belitung. Puluhan…

PAPINKAPOST PANGKALPINANG – Satuan Pelaksana (Satlap) Tri Cakti membantah pemberitaan yang menuding timnya menerima uang…










